Kesan-Kesan Selama Menjadi Siswa Bengkel Diri

  Tepatnya di pertengahan bulan Januari 2020, saya hadir di acara " Tabligh Akbar " yang di selenggarakan oleh salah satu komunitas dakwah di Bandung, dengan mengusung tema besar "Sakinah Dari Rumah" dan bertempat di Masjid Al Hidayah Museum Geologi Bandung. Di acara tersebut narasumbernya ada 4 orang, salah satunya Ummu Balqis. Sebelum narasumber menyampaikan dakwahnya, tim panitia memperlihatkan profil narasumbernya terlebih dahulu kepada audience. Saya melihat profilnya Ummu Balqis, Masyaa Allah banget profilnya sangat menarik dan menginspirasi. Nah, ketika saya membaca profilnya Ummu, saya gagal fokus ke tulisan " Founder Sekolah Online Bengkel Diri " yang tertera pada layar monitor. Terus pada saat Ummu akan menutup dakwahnya, Ummu sempat bertanya kepada audience "disini ada yang siswa Bengkel Diri? Coba acungkan tangan!." Saya melihat ada beberapa orang yang mengacungkan tangannya. Dari situlah saya mulai penasaran dengan Sekolah Online Bengkel Diri itu apa sih?.
  Setelah pulang dari tabligh akbar itu, saya bersama teman saya mampir ke sebuah kedai makanan yang berlokasi di jalan Dipatiukur. Di kedai tersebut sambil menunggu makanan datang, saya browsing-browsing tentang Bengkel Diri di google, terus saya mengunjungi akun Bengkel Diri di instagram, lalu saya kepoin feed instagramnya, kemudian saya klik link yang ada di bio akun tersebut. Link itu adalah link pendaftaran, maksud hati saya ingin mendaftarkan diri ke Sekolah Online Bengkel Diri itu. Namun setelah saya buka linknya, muncul tulisan pendaftaran ditutup. Dalam hati saya berkata "yah kali ini belum beruntung". Hehehe..
  Bulan Februari 2020. Karena saya sudah follow akun @bengkel_diri di instagram, pada saat saya membuka instagram di beranda muncul postingan dari akun @bengkel_diri yang berisi tentang "Open registrasi siswa Bengkel Diri Angkatan 12 Level 1". Saya sempat galau daftar enggak ya, daftar enggak ya. Hasil dari kegalauan tersebut, pada akhirnya saya daftar. Setelah berhasil mengisi formulir pendaftaran, saya menerima notice di email berupa invoice transaksi pembayaran pendaftaran Bengkel Diri itu. Setelah menerima invoice, saya segera transfer ke no rekening yang tertera di invoice tersebut, kemudian saya konfirmasi ke no whatsApp yang tertera pada invoice tersebut juga.
  Bulan Maret 2020, saya diinvite di group WhatsApp, dimana group tersebut adalah tempat belajar selama mengikuti Sekolah Online Bengkel Diri Level 1. Disitu saya dipertemukan dengan teman-teman seperjuangan yang Masyaa Allah, terus di pertemukan dengan para fasilitator-fasilitator yang hebatnya Masyaa Allah, dan juga di pertemukan dengan dua kakak wali kelas yang Masyaa Allah juga, wali kelas yang berhasil jadi wali kelas yang asik untuk para siswa Bengkel Diri Level 1 Angkatan 12 kelas Dzulka'dah. Hehehe..
  Perkuliahan di mulai di bulan Maret, dan berlangsung selama dua bulan. Jumlah materi yang di dapat selama dua bulan itu, jumlahnya ada 20 materi. Materi yang di dapat adalah materi tentang :
1. Materi Dasar Islam ( MDI )
2. Life Skill Class
3. Kelas Ilmu Terapan
4. Ilmu Kerumahtanggaan
5. Public Speaking Class
6. Ilmu Bisnis
  Itulah materi yang di dapat di Level 1 Bengkel Diri. Selama belajar di Bengkel Diri, saya sangat menikmati materi-materi yang diberikan oleh para fasilitator. Di Level 1, saya sangat bersemangat sekali dalam mengikuti jalannya perkuliahan Bengkel Diri yang berlangsung selama dua bulan.
  Setelah saya mengikuti Bengkel Diri, saya merasa dalam diri saya banyak sekali ada perubahan. Tentunya perubahan ke arah yang lebih baik. Dengan mengikuti Bengkel Diri, saya jadi bisa mengupgrade diri dan upgrade ilmu juga. Pokoknya saya sangat merasa bahagia dan bersyukur, karena Allah telah mempertemukan saya dengan salah satu sekolah non formal ini.
  Yang saya rasakan setelah mengikuti Sekolah Online Bengkel Diri, hidup saya jadi lebih terarah dan terbina dengan baik. Masyaa Allah TabarakAllah, begitu banyak hal positif yang saya dapatkan dari Bengkel Diri. 
  Ikut Bengkel Diri itu : dapat ilmunya, dapat upgrade dirinya, dan dapat silaturahminya. Masyaa Allah banget ya. Bengkel Diri memang sesuai dengan taglinenya "Terinspirasi Untuk Menginspirasi".
  Karena saya merasakan banyak perubahan dalam diri saya selama mengikuti perkuliahan Bengkel Diri Level 1, merasakan banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dari Bengkel Diri Level 1, karena saya juga merasa nyaman dan masih haus ilmu. Begitu ada informasi pendaftaran Level 2 dibuka, saya langsung mengisi formulir pendaftaran Level 2. Yang membuat saya lebih tertarik dan lebih semangat untuk mengikuti Level 2 Bengkel Diri adalah karena di Level 2, ada materi kelas Jurnalistiknya. Hehehe..
  Bengkel Diri Level 2 dimulai pada bulan Agustus, dan berlangsung selama dua bulan juga. Bulan ini, bulan oktober baru beres perkuliahan Bengkel Diri Level 2.
  Di Level 2 ini, jujur semangat belajar saya tak semembara seperti waktu Level 1. Namun walaupun demikian, saya selalu berusaha untuk menuntaskan tugas dengan baik, berusaha untuk melawan rasa malas dan berusaha untuk menyemangati diri sendiri agar semangatnya bangkit lagi. Hehehe. Menurut saya Bengkel Diri Level 2 ini, lebih menantang dan lebih serius. Tidak bisa main-main dan no mager-mager club, karena materi di Level 2 lebih banyak tantangannya dari materi Level 1. Di Level 2 selain kita mendapat materi pokok 20 materi selama dua bulan, ada tambahan kelas Tahsin Club yang diadakan setiap satu minggu sekali. Jadi belajarnya harus benar-benar serius dan benar-benar fokus. Materi yang di dapat di Level 2, yaitu materi tentang :
1. Sekolah Ibu
2. Fiqih Keluarga
3. Kelas Leadership
4. Kelas Psikologi
5. Kelas Jurnalistik
6. Kelas Blogging
7. Kelas Tahsin Club
  Itulah materi-materi yang di pelajari di Level 2. Level 2, lebih menonjol ke ilmu parenting. Walau demikian, bukan berarti yang masih singlelillah tidak bisa ikut gabung di Level 2. Justru malah bagus dan sangat di sarankan, karena sejatinya ilmu kerumahtanggaan dan ilmu parenting itu sebaiknya dipelajari pada saat sebelum menikah, atau pada saat masih menjadi seorang singlelillah. Mengapa demikian? Karena untuk membina rumah tangga yang sakinah, rumah tangga yang di ridhoi Allah, dan untuk bisa mendidik anak supaya anak-anak kita menjadi anak-anak yang berkualitas dan berilmu, serta agar kita bisa tuntas amanah menjalani peran kita sebagai madrosatul ula, itu semua butuh ilmu.
  Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para fasilitator Bengkel Diri. Baik fasilitator di Level 1 maupun di Level 2. Karena mereka telah memberikan ilmu yang ciamik dan ilmu yang bermanfaat. Semoga saya bisa menerapkan ilmu yang saya dapatkan dari Bengkel Diri ini dalam kehidupan sehari-hari saya.
  Sebelum saya mengakhiri menulis di postingan ini, saya ada sedikit pesan buat teman-teman yang membaca postingan saya kali ini. Teruntuk teman-teman yang merasa hidupnya masih acak-acakan, masih semrawut, merasa tidak terarah, merasa belum bisa mengendalikan emosi, merasa masih suka meledak-ledak, masih suka mengeluh, dan sebagainya. Menurut saya, teman-teman wajib join di Bengkel Diri. Karena saya juga dulu suka merasa begitu, tapi setelah join di Bengkel Diri, alhamdulillah saya tidak lagi merasakan hal-hal buruk yang seperti itu. Hehehe. (Mohon maaf ini bukan promosi atau endorse yaa, hanya sedikit review saja). Hehehe..
  Oh iya, setelah selesai dan tuntas mengikuti perkuliahan, kita dapat E-sertifikat.
  Sekian saja yang dapat saya tulis untuk blog saya kali ini. Semoga ada manfaat didalamnya dan semoga postingan saya ini, dapat menginspirasi siapapun yang membaca postingan ini. Karena saya menyadari, postingan ini masih jauh dari kata sempurna, pasti ada kekurangannya. Untuk itu, saya mengharapkan kritik dan saran dari teman-teman semua. Bagi siapapun yang membaca postingan saya ini, dan merasa ada kekurangan di dalamnya, mohon untuk menuliskan kritik dan sarannya di kolom komentar ya.
   Saya mohon maaf, apabila ada kata yang kurang berkenan yang saya tulis disini. Dan saya ucapkan terima kasih banyak sudah berkunjung ke blog saya, dan sudah membaca postingan saya di blog saya ini. Sampai jumpa di postingan berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Liburan Yang Paling Berkesan Dan Menyenangkan

Pejuang Amplop Cokelat

Quality Time